Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menjelaskan dalam rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI bahwa dana bantuan sosial dan program subsidi untuk rakyat tidak akan mengalami pengurangan mengingat adanya penghematan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2017
 
Pada tahun ini Kementerian Sosial mengalami penghematan sebesar  Rp 247,9 Miliar.  Hal ini berdasarkan Instruksi Presiden RI Nomor 4 Tahun 2017 tentang Efisiensi Belanja Barang Kementerian/Lembaga dalam Pelaksanaan APBN tahun anggaran 2017.
 
Untuk penghematan yang dilakukan Kementerian Sosial sendiri merata di semua unit kerja yang ada yaitu Sekretariat Jenderal, Ditjen Pemberdayaan Sosial, Ditjen Rehabilitasi Sosial, Ditjen Penanganan Fakir Miskin, Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, dan Badan Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial. Anggara yang dihemat pun berupa kegiatan-kegiatan rapat maupun koordinasi, sehingga tidak dilakukan penghematan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
 
"Biaya hidup dan keperluan sehari-hari masyarakat sudah cukup berat. Maka Kementerian Sosial berkomitmen bantuan sosial dan program subsidi tidak ada pemotongan anggaran," katanya usai mengikuti Rapat Kerja dengan DPR Komisi VIII di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.  
 
Kategori: 
Penulis Berita: 
David Myoga
Fotografer: 
David Myoga