Tasikmalaya - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi kediaman korban pembunuhan yang disertai kekerasan seksual yang terjadi di Sungai Ciloseh Kampung Dalem RT 01 RW 05 Kelurahan Sukaasih Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya.
 
Korban yang masih dibawah umur, WF (10) meninggal setelah mengalami luka berat di bagian leher dan ditemukan oleh warga sebuah selokan. Adapun seorang korban lainnya yang selamat saat ini dirawat di  RSUD dr. Soekardjo.
 
Dalam kunjungannya tersebut, Mensos sekaligus memberikan bantuan sebesar Rp 15 juta serta sembako dan beberapa bantuan lainnya. 
"Atas nama pemerintah saya menyampaikan rasa duka sedalam-dalamnya atas meninggalnya ananda tercinta, semoga ananda khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran atas ujian yang sangat berat ini," ujar Mensos kepada keluarga korban.
 
Terkait dengan pelaku yang juga ternyata masih dibawah umur, Mensos mengungkapkan bahwa hukumannya yang akan dijatuhkan pada pelaku akan merujuk pada UU SPPA (Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak). UU  ini berdampak pada hukuman pelaku yang menjadi separuh dari hukuman orang dewasa. Mensos juga mengatakan bahwa pelaku tidak boleh dimasukkan ke dalam lapas dewasa, melainkan lapas khusus anak-anak. "Karena pelaku ini masih di bawah umur. Jadi harus dititipkan di lapas anak-anak. Jangan di lapas dewasa," ujarnya.
 
Kategori: 
Penulis Berita: 
David Myoga
Fotografer: 
Ikhwan Syah