Sumbawa Besar (10/9) - Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyerahkan bantuan jaminan hidup untuk 370 jiwa korban banjir di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat senilai total Rp333 juta.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) - Kemensos, Adhy Karyono mengatakan, bantuan jaminan hidup (jadup) mengacu pada Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 4 tahun 2015 adalah bagi keluarga yang rumahnya rusak berat. Dia menerangkan, jadup diberikan satu kali dan pencairannya dilakukan setelah masa tanggap darurat selesai.

"Semoga bantuan jaminan hidup ini bisa membantu meringankan menopang kehidupan sehari-hari selama masa pemulihan pascabencana," ujar Adhy.

Bantuan diserahkan langsung oleh Adhy kepada korban banjir di Aula Kantor Bupati Sumbawa, hari ini (10/9/2017).

Pada kesempatan yang yang sama, Wakil Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah menyambut baik dan berterimakasih kepada perhatian Kemensos untuk mengurangi beban korban bencana banjir yang telah terjadi ditambah lagi dalam sepekan kedepan akan dilaksanakan gelaran tahunan festival pesona moyo 2017.

"Hari ini saya rasakan sangat spesial, karena selain hari pertama rangkaian festival pesona moyo di Kabupaten Sumbawa, kita juga hari ini menerima bantuan jaminan hidup untuk pemulihan korban banjir yang telah terjadi. Atas nama warga Sumbawa, saya mengucapkan terimakasih kepada tim Kemensos." tutur Mahmud.

Acara penyerahan jaminan hidup ini juga dihadiri oleh unsur Muspida, para Kepala SKPD dan Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Sumbawa serta tim layanan dukungan psikososial dan taruna iaga bencana.

Bantuan yang diberikan pada kesempatan ini berupa uang sejumlah Rp900.000 per orang. Mereka juga menerima bantuan paket sembako. Selain itu, Kemensos juga menyerahkan bantuan kendaraan siaga bencana berupa mobil dapur umum lapangan dan motor trail kepada Dinas Sosial Kabupaten Sunbawa untuk kesiapsiagaan bencana. (PSKBA/Linjamsos)

Penulis Berita: 
Dika
Fotografer: 
Dika