Majalengka, Selasa (8/8) - Sebanyak 9 orang ahli waris korban meninggal dunia yang terkena musibah perahu tenggelam di Rawa Anggarahan Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menerima santunan sebesar 135 juta.

Masing - masing ahli waris menerima sebesar 15 juta diserahkan langsung oleh Kementerian Sosial melalui Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS), Lumban Gaol bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanul Haq disaksikan Kadis Sosial Kabupaten Majalengka H Risman Graha, Camat Jati Tujuh, Kades Sumber Kulon dan Kades Jatiraga.

Kronologis musibah perahu tenggelam, terjadi pada tanggal 13 April 2017 pukul 06.30 wib. Selepas Sholat Subuh 15 orang buruh tani
akan melakukan tandur (menanam bibit padi) di Desa Jatitengah menggunakan perahu boat dengan jarak tempuh 1 Km dari Desa Sumber Kulon. Namun saat menyeberang, perahu yg ditumpangi tersebut terbalik dan mengakibatkan korban meninggal sebanyak 9 orang dan 6 orang selamat. Korban terdiri dari 8 orang wanita (usia 35-50 tahun) dan 1 orang laki-laki (60 tahun).

KH Maman Imanul Haq selaku Anggota DPR RI Komisi VIII sangat berterimakasih atas bantuan dan perhatian dari Kemensos kepada para keluarga korban.

Pada kesempatan yang sama beliau juga mengusulkan agar anggaran Kemensos tidak dipotong dan dikurangi karena peran Kemensos banyak membantu masyarakat kurang mampu dan korban musibah sebagaimana yg saat ini dirasakan warga Desa Jati Tengah Majalengka sebagai bentuk dukungan Komisi VIII kepada Kemensos sebagai mitra kerja (PSKBS/Linjamsos)

Penulis Berita: 
ria fakhriah / Lenita
Fotografer: 
PSKBS