Banyaknya program-program Ditjen Rehabilitasi Sosial yang belum diketahui masyarakat, menuntut pola publikasi dan sosialisasi yang terarah agar masyarakat luas dapat mengetahui dan kemudian memahami program–program yang ada. Salah satu bentuk promosi dan sosialisasinya melalui acara Hari Bebas Berkendaraan atau Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman Jakarta pada tanggal 6 Agustus 2017. Ditjen Rehsos bekerjasama dengan Pusat Penyuluhan Sosial mengajak masyarakat yang melakukan olah raga di sekitar Jl. Sudirman terlibat dalam acara yang menarik, seperti lomba mewarnai untuk anak-anak dan konseling untuk pengunjung. Masyarakat diberi kesempatan untuk ‘curhat’ atau mengungkapkan permasalahan yang dihadapi terkait pencegahan penggunaan narkoba, bagaimana mengakses lembaga rehabilitasi mantan pengguna obat-obat terlarang dan program-program lain yang ada di Kemensos khususnya program Ditjen Rehabilitasi Sosial melalui Mobil Anti Galau Pusat Penyuluhan Sosial.
Pada CFD tersebut Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial juga melakukan sosialisasi program – program unggulan seperti Program Rehsos Korban Penyalahgunaan Napza di Institut Penerima Wajib Lapor (IPWL), Pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, dan Penanganan Gelandang dan Pengemis. Selain program – program tersebut juga diperkenalkan TePSA (Telepon Pelayanan Sosial Anak 1500-771), dimana TePSA ini berfungsi menerima aduan dari masyarakat bila Melihat, Mendengar atau Mengalami Pelanggaran Hak Anak. TePSA akan merespon setiap aduan masyarakat terkait permasalahan anak yang ada dilingkungan sekitar kita. Gunakan 1500-771 jika melihat ada anak yang memerlukan pertolongan. Selain sosialisasi, Both Mobil Anti Galau milik Kemensos di CFD tersebut juga diadakan senam (aerobic) bersama, dimana banyak masyarakat yang ikut nimbrung dan bergabung untuk melakukan senam (aerobic) bersama dengan di iringi intruktur yang berkompeten.
Safiah Sari, Perancang Peraturan Perundang-Undangan

Penulis Berita: 
Safiah Sari
Fotografer: 
Fatonah