Senin, 10 April 2017 11:03:31 WIB

STKS Melangkah Naik Menjadi Politeknik

lukas

 


Bandung, 7 April 2017. Upaya pengembangan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung menjadi Politeknik terus dilakukan. Kali ini, kegiatan Workshop Pengembangan Kelembagaan dilakukan untuk menjaring berbagai masukan tentang rencana pengembangan, profil lulusan dan kompetensi yang dibutuhkan dari pekerja sosial profesional.


Berbagai stakeholder penyelenggara kesejahteraan sosial diantaranya unit kerja teknis di Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Kabupatan / Kota, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi/ Kabupaten/ Kota, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan penggiat pekerjaan sosial di sekitar Bandung diundang dalam kegiatan itu.
 

Perubahan dilakukan atas dasar dorongan kebutuhan program studi yang sejalan dengan  kebutuhan Kementerian Sosial serta dorongan dari berbagai pihak antara lain Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Dengan menjadi politeknik, STKS Bandung diharapkan dapat menyelenggarakan program studi yang sejalan dengan kebutuhan Kementerian Sosial dan lembaga lainnya, menghasilkan lulusan yang diakui keabsahannya karena tercatat dalam Pangkalan Data Perguruan Tinggi, dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi mulai dari Sarjana Terapan, Magister Terapan dan Doktor Terapan, dapat menyelenggarakan jalur pendidikan profesi mulai dari Spesialis-1 sampai Spesialis-2 dan dapat memiliki Guru Besar.
 

Salah satu yang dibahas dalam workshop tersebut adalah persyaratan perubahan kelembagaan bahwa untuk menjadi politeknik harus memiliki paling sedikit tiga (3) Program Studi pada program diploma tiga dan/atau program diploma empat atau sarjana terapan. Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 100 Tahun 2016 tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta.
 

Untuk memenuhi persyaratan perubahan menjadi politeknik, STKS Bandung berencana membuka pendidikan vokasi dengan Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Masyarakat, Sarjana Manajemen Pelayanan Sosial, Profesi Pekerjaan Sosial dan Magister Terapan Pekerjaan Sosial. Untuk pendidikan profesi, STKS Bandung akan membuka Pendidikan Profesi Pekerjaan Sosial dan Program Pascasarjana Spesialis-1 Pekerjaan Sosial. Saat  ini, STKS Bandung baru memiliki satu Program Studi D-IV Pekerjaan Sosial dan Program Pascasarjana Spesialis-1 Pekerjaan Sosial.
 

Langkah-langkah pengajuan perubahan menjadi politeknik menuntut dilakukannya studi kelayakan perubahan bentuk perguruan tinggi, penyusunan rancangan organisasi dan tata kerja, penyusunan rancangan program studi, rekomendasi lembaga layanan pendidikan tinggi serta rekomendasi dari Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota.
 

Melalui workshop ini, dukungan dan rekomendasi dari para stakeholder diharapkan dapat terbangun. Sehingga memperlancar perubahan STKS menjadi Politeknik Kesejahteraan Sosial.

 

 

<>
Share

Berita Terkait : Badiklit Kesos

 Sinkronisasi Program Badiklitpensos
 Penyusunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelayanan Teknis di Lingkungan Badiklitpensos
 Mempertahankan Budaya Menuju Indonesia Sejahtera
 Gelaran Perdana Uji Kompetensi Pekerja Sosial Melalui Jalur Pendidikan
 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Bagi Fungsional Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial
Pusdatin Kesos - Kementerian Sosial RI
Jl. Salemba Raya No. 28 Jakarta Pusat 10430
Page created in 0.252214 Seconds