Jum'at, 17 Maret 2017 10:42:25 WIB

Dirjen Linjamsos Kunjungi Korban Bencana Longsor Cililin

ria

 

Bandung, Selasa (14/3/2017) Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat mengunjungi korban bencana tanah longsor di Kampung Jati Radio, Desa Cililin, Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat.

 

Setibanya di lokasi Dirjen disambut tokoh masyarakat setempat serta para relawan bencana TAGANA dan langsung meninjau kesiapan dapur umum lapangan (DUMLAP) yang ditempatkan tidak jauh dari lokasi bencana yaitu di halaman SMAN 1 Cililin, dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi bencana.

 

Data sementara yang diperoleh di lokasi bencana terdapat 209 orang yang mengungsi terdiri dari ibu hamil, balita, anak-anak, orang dewasa dan lanjut usia. Para pengungsi ditempatkan di 5 titik pengungsian yaitu di Posko Bencana Masjid Asrama Koramil sebanyak 29 orang, Pangkalan Ojeg 28 orang, Rumah Bu Neneng 26 orang, Ruko Alhuda 40 orang dan di Pondok Pesantren Alhuda sebanyak 108 orang. Selain itu juga terdapat warga yang mengalami luka-luka ringan.

 

Dirjen yang didampingi Kabid Bansos Dinas Sosial Prov Jawa Barat M. Ilyas, Kabid Bansos Dinas Sosial Kab. Bandung Barat Yuyun,Kasi Pemenuhan Kebutuhan Dasar Dit PSKBA Yadi Muchtar dan pimpinan Ponpes Alhuda H. Sonson serta lembaga terkait lainnya berkesempatan bertatap muka dengan para pengungsi di Posko Bencana Ponpes Alhuda. Dalam pertemuan tersebut Dirjen atas nama Kementerian Sosial menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas misibah yang terjadi, "semoga ujian ini dapat dilalui bersama dengan ikhlas dan bisa kembali seperti semula selamat lahir dan batin", ujarnya. Ditambahkannya pula bahwa yang hadir dalam pertemuan ini bukan hanya dari Kemensos, tetapi juga dari Dinsos Provinsi, Dinsos Kabupaten, perwakilan Kecamatan, Desa, Koramil dan BPBD yang merupakan tim yang punya tanggung jawab dalam penanganan kedaruratan.

 

Oleh karena itu menurut Dirjen kehadirannya adalah juga untuk memastikan bahwa upaya penanganan selama tanggap darurat betul-betul sudah sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan pemerintah. Banyak arahan yang disampaikan kepada tim penanganan kedaruratan dan memerintahkan kepada Direktorat PSKBA untuk segera mempersiapkan alat yang bisa digunakan untuk melakukan pembersihan di lokasi bencana bekerja sama dengan relawan bencana dan tim yang ada.

 

Dirjen juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli dalam penanganan korban bencana dan mengapresiasi kerja sama dan kinerja di lapangan TAGANA, Karang Taruna, TKSK, Pendamping PKH dan Sakti Peksos. Hal ini sesuai dengan kebijakan pimpinan agar adanya sinergitas antar Potensi dan Sumber KesSos (PSKS) dalam pelaksanaan perlindungan sosial.

 

Mengakhiri arahannya Dirjen meminta kepada tim agar segera diadakan pembicaraan tentang perlu adanya upaya kesiapsiagaan bencana di daerah rawan bencana ini, sehingga tanda tanda awal terjadinya bencana dapat segera terdeteksi secara dini (early warning system) seperti program yang ada di Kemensos yaitu Kampung Siaga Bencana (KSB).

 

Usai menyampaikan arahannya Dirjen menyampaikan bantuan secara simbolis kepada korban bencana berupa paket makanan,selimut,matras dan santunan kepada korban luka-luka.(OHH-LJS/Wawan Gunawan).

 

 

 

 

<>
Share

Berita Terkait : Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial

 Rapat Koordinasi Nasional Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial
 Dirjen Linjamsos Kunjungi Korban Bencana Longsor Cililin
 Mensos Siapkan Formula PKH Akses untuk
 Kunjungan Kerja Menteri Sosial di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
 Kemensos Kukuhkan Pembina Tagana Kabupaten Solok, Sumbar
Pusdatin Kesos - Kementerian Sosial RI
Jl. Salemba Raya No. 28 Jakarta Pusat 10430
Page created in 0.177711 Seconds