Jum'at, 3 Maret 2017 16:13:41 WIB

Diklat Manajemen Rehabilitasi Korban Napza Wilayah Kalimantan

lukas

 


Banjar Baru, 24 Februari 2017. Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial, Edi Suharto,Ph.D. berkesempatan membuka Diklat Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat bagi Korban Napza wilayah Kalimantan. Bertempat di Kampus II Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Regional IV Banjarmasin, Jl. Trikora, Banjar Baru.


Sebanyak 80 orang peserta mengikuti kegiatan diklat ini. Mereka berasal dari Laskar Anti Narkoba, Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Muslimat NU wilayah Kalimantan dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan manajemen peserta dalam pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi korban Napza. Manajemen rehabilitasi berbasis masyarakat ini merupakan upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam menangani korban Napza dan secara tidak langsung memerangi narkoba. Metode ini dinilai paling tepat mengingat korban napza perlu mendapat dukungan dan sekaligus perlindungan sosial.


Edi Suharto mengapresiasi kesediaan dan kepedulian para peserta untuk mengikuti diklat dan turut berpartisipasi menangani korban penyalah guna napza yang secara  nasional  telah mencapai 5, 8 juta orang (Data BNN: 2016)
 

<>
Share

Berita Terkait : Badiklit Kesos

 Penyusunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelayanan Teknis di Lingkungan Badiklitpensos
 Mempertahankan Budaya Menuju Indonesia Sejahtera
 Gelaran Perdana Uji Kompetensi Pekerja Sosial Melalui Jalur Pendidikan
 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Bagi Fungsional Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial
 Kepala Badiklitpensos Membuka Kegiatan Rakornis Forum Diklat Keses Tahun 2017
Pusdatin Kesos - Kementerian Sosial RI
Jl. Salemba Raya No. 28 Jakarta Pusat 10430
Page created in 0.222539 Seconds