Jum'at, 3 Maret 2017 12:24:37 WIB

Pemulangan WNI Migran Korban Perdagangan Orang

fatonah

 

 oleh : Jerry Tula, S.ST

Kementerian Sosial RI sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO), mempunyai tanggung jawab terhadap mitigasi dampak, yaitu dalam hal rehabilitasi sosial, reintegrasi sosial dan politik, yang dalam pelaksanaannya tetap berkoordinasi dengan semua pihak baik Kementerian/Lembaga terkait serta pihak Organisasi Sosial/Lembaga Kesejahteraan Sosial.

 

Berdasarkan Undang-undang tersebut, Rumah Perlindungan Trauma Centre Bambu Apus Jakarta telah melakukan proses asesmen dan pemulangan bagi WNI Migran Korban Perdagangan Orang (KPO) sebanyak 23 orang dari Malaysia (2/3/2017). Mereka berasal dari NTB : 6 orang, NTT : 2 orang, Jawa Barat : 8 Orang,Jawa Timur : 3 orang,Sulawesi Selatan : 2 orang,B anten : 2 orang. Berdasarkan hasil asesmen dari Pekerja Sosial bahwa yang dipulangkan ke daerah asal sebanyak 19 orang dan yang tinggal adalah 4 orang yg berasal dari NTT dan Sulawesi Selatan.

" Dari hasil asesmen,4 orang tersebut terindikasi Korban Tindak Kekerasan (KTK) untuk mendapatkan pelayanan rehabilitasi sosial sampai mereka telah siap untuk di pulangkan ke daerah asalnya masing-masing," ujar Priska ( Pekerja Sosial RPTC Bambu Apus Jakarta)

 

<>
Share

Berita Terkait : Ditjen Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial

 PSBK PANGUDI LUHUR RAIH TOP 99 INOVASI PELAYANAN PUBLIK
 Peringatan Puncak HLUN 2017
 PENGUATAN KAPASITAS PETUGAS RUMAH PERLINDUNGAN SOSIAL ANAK
 
 4000 ANAK JALANAN DI JAKARTA DAPAT AKTA KELAHIRAN
Pusdatin Kesos - Kementerian Sosial RI
Jl. Salemba Raya No. 28 Jakarta Pusat 10430
Page created in 0.205063 Seconds