Selasa, 24 Januari 2017 22:16:10 WIB

Tahun 2017, Pemerintah Tambah Alokasi Bansos untuk Jatim

nawir

 

 

Malang (23 Januari 2017) - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan bantuan sosial untuk Provinsi Jawa Timur pada 2017 mencapai Rp6 triliun, meningkat dari tahun 2016 sebesar Rp4,83 triliun. Peningkatan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Jawa Timur.

Penyerahan bantuan sosial tahun 2017 untuk Jawa Timur dimulai dari Kabupaten Malang, Senin (23/01) bertempat di Kantor Pos Kepanjen Jalan Kawi Kelurahan Cepokomulyo Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

"Total bantuan untuk Jawa Timur pada 2017 sebesar 6.050.186.676.400. Mudah-mudahan bantuan ini dapat menyejahterakan keluarga penerima manfaat," kata Mensos dihadapan ibu-ibu penerima manfaat bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). 

Dalam arahannya, Mensos berpesan agar bantuan sosial PKH dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga kelak mereka dapat terbebas dari kemiskinan.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, gunakan uang PKH untuk menambah gizi anak dan membantu biaya sekolah mereka agar mereka sehat dan cerdas. Jangan untuk beli pulsa atau rokok," terang Mensos.

Bantuan sosial untuk Jawa Timur terdiri dari Bantuan PKH untuk 1.099.154 keluarga senilai 2.077.401.060.000, Bantuan Sosial Lanjut Usia untuk 1.700 jiwa senilai 3.400.000.000.

Selanjutnya Bantuan Sosial Disabilitas untuk 1.853 jiwa senilai 5.559.000.000 dan bantuan Beras Rastra untuk 2.889.929 keluarga senilai 3.963.826.616.400.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat mengatakan bantuan sosial Kabupaten Malang pada 2017 mencapai Rp106.038.450.000 untuk 56.105 keluarga penerima manfaat.

"Triwulan keempat 2016 ada penambahan 15 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru di Kabupaten Malang. Sehingga pada 2017 total KPM mencapai 56.105 ribu KPM. Mereka akan mendapatkan pencairan 4 kali yakni Feb, Mei, Agustus dan November," kata Harry.

Kepada para pendamping PKH, Harry mengingatkan banyak hal yang harus disampaikan kepada peserta PKH baru terutama terkait layanan kesehatan, pendidikan dasar, perlindungan anak, dan pemberdayaan ekonomi.

Sementara itu Bupati Malang Rendra Kresna menyampaikan terima kasih warga Kabupaten Malang mendapat bantuan sosial dari pemerintah pusat. Menurut dia, PKH bukan hanya sekedar program, sebab manfaatnya nyata telah dirasakan oleh keluarga penerima manfaat.

"Anak-anak dari keluarga penerima PKH telah menunjukkan bahwa mereka mampu berprestasi di berbagai bidang. Ada yang juara lomba di bidang Bahasa Arab, ada yang mendapat beasiswa Bidik Misi, ada juga yang juara lomba Matematika dan Kimia tingkat Nasional," ujar Rendra.

*)Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial RI

<>
Share

Berita Terkait : Sekretariat Jenderal

 Mensos Luncurkan e-Warong dan PKH Nontunai di Jambi
 Pemerintah Salurkan Bantuan Sosial Provinsi Jambi Rp336 miliar
 Tahun 2017, Pemerintah Tambah Alokasi Bansos untuk Jatim
 MensosĀ  ApresiasiĀ  Film Dokumenter
 PELANTIKAN PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA DAN PEJABAT ADMINISTRASI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN SOSIAL
Pusdatin Kesos - Kementerian Sosial RI
Jl. Salemba Raya No. 28 Jakarta Pusat 10430
Page created in 0.175007 Seconds