|
Penanganan Warga Yang Dipasung Harus Serius Pemasungan warga yang mengalami gangguan jiwa, masih terjadi di Indonesia. Kementerian Sosial berupaya menanggulangi dan memberikan perhatian serius bagi mereka.
“Kami sangat prihatin, masih terjadinya warga yang dipasung. Para penderita seharusnya mendapatkan hak-hak mereka, seperti pengobatan dan perlakuan layak, ” ujar Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri dalam kunjungan kerja di Provinsi Bengkulu dalam acara bedah kampung dan penyerahan kendaraan Rescue Tactical Unit untuk Kebencanaan, Rabu (24/4). selengkapnya |
|
|
Mensos: Semangat Keluar dari Kemiskinan Harus Dimiliki Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan, masyarakat miskin harus memiliki semangat untuk keluar dari kemiskinan sehingga diharapkan kesejahteraannya bisa terwujud. "Yang terpenting adalah mereka yang miskin punya semangat untuk keluar dari kemiskinan. Kalau sudah diberikan bantuan karakternya tidak berubah dan semangatnya tidak meningkat maka tidak akan terjadi perubahan," kata Menteri Sosial di Jakarta, Kamis. selengkapnya |
|
|
|
2013-05-23 12:24:58 Penyusunan dokumen Anjab dan ABK Ditjen Dayasos dan PK Penyusunan Dokumen Manajemen Perubahan
Dan Penyempurnaan Dokumen Anjab & Analisis Beban Kerja
Lingkup Ditjen Dayasos & Pk Tahun 2013
Oleh : Fernando Roni S*)
Dokumen Manajemen Perubahan merupakan tahapan awal sebelum melakukan penataan 8 (Delapan) langkah pelaksanaan Reformasi Birokrasi pada tataran mikro. Penyusunan dokumen manajemen perubahan itu sangat penting mengingat dalam dokumen tersebut dituangkan rencana dan target-target yang ingin dicapai pada setiap tahapan Reformasi Birokrasi.
selengkapnya 2013-05-15 15:45:23 Daftar Nama Penerima Bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) Daftar Nama Penerima Bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) bagi Warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) melalui hasil Studi Kelayakan Nasional Tahun 2012 dan Jumlah Anggaran yang di salurkan.
File dapat di download :
BNBA BBR
Anggaran
selengkapnya 2013-05-15 14:40:42 Penndatanganan MoU Tentang pemberdayaan KAT Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)
Antara Kementerian Sosial, Kementerian Kehutanan
dan Badan Pertanahan Nasional
Oleh : Erik Lauzia N *)
Di Indonesia, berdasarkan hasil Pemetaan Sosial, keberadaan warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) pada umumnya bermukim di kawasan hutan, baik itu di daerah kawasan konservasi maupun di daerah penyangga kawasan konservasi, hanya sebagian kecil KAT yang berada di luar kawasan hutan di daerah penyangga kawasan konservasi yang mereka akui sebagai tanah ulayat mereka. selengkapnya 2013-05-15 14:39:56 Kerjasama Dengan Universitas Muhammadiyah Malang Penyelenggaraan kesejahteraan sosial khususnya di wilayah Jawa Timur akan semakin solid dan sinergis. Hal ini terbukti dengan telah ditandatanganinya Kesepakatan Bersama antara Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial (Badiklitkesos) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada hari Sabtu, 11 Mei 2013 oleh Kepala Badiklitkesos, Dr. Ir. R. Harry Hikmat, M.Si dan Pembantu Rektor I UMM, Prof. Dr. Bambang Widagdo, MM. selengkapnya 2013-05-15 14:36:15 Uji Publik Naskah Akademik Perda Penyelenggaraan Kesos Hari Senin, 13 Mei 2013, Kepala Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial (Badiklitkesos), Dr. Ir. R. Harry Hikmat, M.Si hadir sebagai narasumber dalam Uji Publik Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tasikmalaya tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. selengkapnya 2013-05-13 14:22:22 NTT Perlu Dukungan Pelayanan dan Bantuan Sosial NUSA TENGGARA TIMUR PERLU DUKUNGAN PELAYANAN DAN
BANTUAN SOSIAL SECARA LEBIH INTENSIF
Oleh : Early Febriana, M.Si
Siapa mengira, pada pemandangan alam yang dibalut indah penuh pesona, tersimpan permasalahan sosial mendasar pada warganya yaitu kemiskinan. Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menduduki rangking 10 tertinggi dari 33 Provinsi di Indonesia dan berada di urutan ke enam berdasarkan tingkat perolehan persentase kemiskinan tertinggi. selengkapnya 2013-05-13 11:19:28 Rakornas PKH Manado “Terima Kasih Pak, Anak Saya Bisa Sekolah Lagi”
“Terima kasih pak, dengan adanya bantuan PKH ini anak saya jadi bisa sekolah lagi,” ujar seorang ibu perserta PKH di Sukabumi. “Kesehatan anak saya jadi terjamin karena adanya bantuan PKH ini” curhat seorang ibu kepada pendamping PKH. Testimonial para penerima bantuan PKH yang ditampilkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Program Keluarga Harapan mengharubirukan peserta yang ada di Ballroom Hotel Peninsula, Manado. Dalam video yang berdurasi lebih kurang 15 menit itu berisi ungkapan, curahan hati dan harapan-harapan para penerima bantuan PKH.
selengkapnya 2013-05-13 11:15:45 Kunker Mensos di Yogyakarta Korban Bencana Harus Dapat Perlindungan Sosial
Bencana baik alam maupun sosial dapat terjadi setiap saat. Tiada daya dan upaya ketika bencana datang, seringkali hanya kepanikan yang muncul dan kesimpangsiuran informasi yang sering pula berujung pada ketidakjelasan penanganan. Bencana alam terjadi karena faktor alam atau faktor buatan manusia, sulit memprediksi waktu kejadiannya, demikian juga bencana sosial terjadi sebagai hasil interaksi ancaman dan kerentanan sosial (fisik maupun psikologis) dalam komunitas masyakat. Seperti adanya perbedaan pendapat, keyakinan, suku, ras maupun akibat dari adanya perubahan di bidang politik, ekonomi, sentralisasi dan atau otonomi daerah, sebagai persoalan domestik ditandai dengan konflik sosial baik vertikal maupun horisontal di berbagai wilayah (SARA), pertentangan kepentingan atas dasar basis politik, ekonomi dan budaya.
selengkapnya 2013-05-10 17:14:24 Penyusunan Laporan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial Triwulan I PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN
SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN SOSIAL RI
TRIWULAN I TAHUN 2013
Biro Keuangan mengadakan kegiatan Penyusunan Laporan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI Triwulan I Tahun 2013. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 - 24 April 2013 di Ruang Rapat Lantai IV Gedung A Kementerian Sosial RI Jakarta, Kepala Biro Keuangan Kementerian Sosial RI, Drs. Budiana memberikan arahan dalam kegiatan Penyusunan Laporan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI Triwulan I Tahun 2013.
selengkapnya 2013-05-10 17:12:56 The Incheon Strategy to “Make the Right Real” for Persons with Disabilities SIDANG KE-69 KOMISI EKONOMI SOSIAL PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA KAWASAN ASIA PASIFIK (UN-ESCAP)
Oleh Eva Rahmi Kasim*)
Sidang Komisi United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UN-ESCAP) telah dilaksanakan di Bangkok pada tanggal 25 April – 1 Mei 2013 dengan tema “Building Resilience to Natural Disasters and Major Economic Crises”. Rangkaian pertemuan terbagi dalam 2 segment, yaitu : Senior Official Segment pada tanggal 25-27 April 2013 dan Ministerial Segment pada tanggal 29 April – 1 Mei 2013. Petemuan ini dihadiri oleh 46 negara yang dipimpin oleh langsung oleh presiden , perdana menteri, para menteri, duta besar dan pejabat senior masing-masing negara. Selain itu juga hadir 3 negara asosiasi, organisasi sipil society , serta 8 organisasi internasional/badan PBB. Delegasi RI pada pertemuan ini dipimpin oleh Dubes RI Bangkok/Wakil Tetap Republik Indonesia I untuk UN-ESCAP, Bapak Lutfi Rauf , dan beranggotakan unsur dari Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Komunikasi dan Infomatika, Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Sosial, Kementerian Luar Negeri, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan KBRI Bangkok Dr. Noeleen Heyzer, Under-Secretary-General of the United Nations & Executive Secretary of the Economic and Social Commission for Asia and the Pacific, dalam sambutan pembukanya, menyampaikan bahwa membangun ketahanan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup merupakan kunci dalam membangun ketahanan kawasan Asia-Pasifik yang berkelanjutan, terutama dalam menghadapi era paska 2015. selengkapnya
|
|
|
Rakornas PKH Manado “Terima Kasih Pak, Anak Saya Bisa Sekolah Lagi”
“Terima kasih pak, dengan adanya bantuan PKH ini anak saya jadi bisa sekolah lagi,” ujar seorang ibu perserta PKH di Sukabumi. “Kesehatan anak saya jadi terjamin karena adanya bantuan PKH ini” curhat seorang ibu kepada pendamping PKH. Testimonial para penerima bantuan PKH yang ditampilkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Program Keluarga Harapan mengharubirukan peserta yang ada di Ballroom Hotel Peninsula, Manado. Dalam video yang berdurasi lebih kurang 15 menit itu berisi ungkapan, curahan hati dan harapan-harapan para penerima bantuan PKH.
selengkapnya |
|
|
The Incheon Strategy to “Make the Right Real” for Persons with Disabilities SIDANG KE-69 KOMISI EKONOMI SOSIAL PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA KAWASAN ASIA PASIFIK (UN-ESCAP)
Oleh Eva Rahmi Kasim*)
Sidang Komisi United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UN-ESCAP) telah dilaksanakan di Bangkok pada tanggal 25 April – 1 Mei 2013 dengan tema “Building Resilience to Natural Disasters and Major Economic Crises”. Rangkaian pertemuan terbagi dalam 2 segment, yaitu : Senior Official Segment pada tanggal 25-27 April 2013 dan Ministerial Segment pada tanggal 29 April – 1 Mei 2013. Petemuan ini dihadiri oleh 46 negara yang dipimpin oleh langsung oleh presiden , perdana menteri, para menteri, duta besar dan pejabat senior masing-masing negara. Selain itu juga hadir 3 negara asosiasi, organisasi sipil society , serta 8 organisasi internasional/badan PBB. Delegasi RI pada pertemuan ini dipimpin oleh Dubes RI Bangkok/Wakil Tetap Republik Indonesia I untuk UN-ESCAP, Bapak Lutfi Rauf , dan beranggotakan unsur dari Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Komunikasi dan Infomatika, Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Sosial, Kementerian Luar Negeri, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan KBRI Bangkok Dr. Noeleen Heyzer, Under-Secretary-General of the United Nations & Executive Secretary of the Economic and Social Commission for Asia and the Pacific, dalam sambutan pembukanya, menyampaikan bahwa membangun ketahanan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup merupakan kunci dalam membangun ketahanan kawasan Asia-Pasifik yang berkelanjutan, terutama dalam menghadapi era paska 2015. selengkapnya |
|
|
|
|
Revisi Rekruitmen Tenaga Ahli , Operator Uppkh Pusat, Operator Prov/Kab/Kota REVISI PENGUMUMAN NOMOR : 184 /LJS.JS.SV/03/2013
Revisi Rekruitmen Tenaga Ahli , Operator Uppkh Pusat, Operator Provinsi/Kabupaten/Kota Dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2013
Dalam rangka mengisi formasi Tenaga Ahli, Koordinator Regional, Koordinator Wilayah, Operator UPPKH Pusat, Operator Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2013, Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan kesempatan kepada para Calon Pelamar untuk diterima sebagai Calon Tenaga Ahli, Koordinator Regional, Koordinator Wilayah, Operator UPPKH Pusat, Operator Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pendamping PKH, dengan ketentuan sebagai berikut :
Klik Selengkapnya (File PDF) selengkapnya ..................................................................
| Pengumuman/Uji Publik Honorer K II Menindaklanjuti Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/751/M.PAN-RB/03/2013 Tanggal 18 Maret 2013 Tentang Penyampaian Data Tenaga Honorer Kategori II dan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K.26-30/V.50-3/93 Tanggal 19 Maret 2013 Tentang Pengumuman/Uji Publik Daftar Nama Tenaga Honorer Kategori II, dengan ini disampaikan Daftar Nama Tenaga Honorer Kategori II di lingkungan Kementeria Sosial RI sejumlah 7 (tujuh) orang.
Berdasarkan hal tersebut, diharapkan kepada masing-masing unit kerja yang memiliki tenaga honorer sebagaimana terlampir untuk melakukan tindak lanjut sebagai berikut :
Segera melakukan pemeriksaan kembali terhadap identitas Tenaga Honorer Kategori II tersebut.
Mengumumkan secara serentak nama-nama Tenaga Honorer Kategori II melalui papan pengumuman, media cetak lokal, dan media online, dengan mencantumkan persyaratan bahwa tenaga honorer kategori II dapat diangkat menjadi CPNS apabila memenuhi persayaratan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 jo Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2007 jo Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012
.... selengkapnya ..................................................................
Rekruitmen Tenaga Ahli , Operator Uppkh Pusat, Operator Provinsi/Kabupaten/Kota PENGUMUMAN NOMOR : 184 /LJS.JS.SV/03/2013
Rekruitmen Tenaga Ahli , Operator Uppkh Pusat, Operator Provinsi/Kabupaten/Kota Dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2013
Dalam rangka mengisi formasi Tenaga Ahli, Koordinator Regional, Koordinator Wilayah, Operator UPPKH Pusat, Operator Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2013, Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan kesempatan kepada para Calon Pelamar untuk diterima sebagai Calon Tenaga Ahli, Koordinator Regional, Koordinator Wilayah, Operator UPPKH Pusat, Operator Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pendamping PKH, dengan ketentuan sebagai berikut :
Klik Selengkapnya (File PDF) selengkapnya ..................................................................
|
|
|
|
|
|
|
| |
| |
Depan |
|
| |
Profil |
| |
| |
Berita |
| |
| |
Unduh |
| |
| |
Database |
| |
| |
Hubungi |
| |
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
Akses Layanan Berita di Ponsel dan Tablet anda dengan URL http://mobile.kemsos.go.id/
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
Perlindungan dan Jaminan Sosial
|
Index>
|
|
|
 |
|
 |
|
|